Manajemen Waktu Mahasiswa: Contoh dan 5 Langkah Praktis

Manajemen Waktu

Bagi mahasiswa, manajemen waktu merupakan kemampuan yang sangat penting dimiliki. Saat ini, ada banyak mahasiswa yang masih belum bisa memanajemen waktu dengan baik. Alasannya adalah karena sibuk mengerjakan tugas kuliah, sibuk organisasi dan belum terbiasa.

Jika masih awal – awal menjadi mahasiswa, wajar saja jika masih berantakan dalam mengatur jadwal. Mungkin saja Anda masih belum terbiasa mengatur jadwal. Sehingga kegiatan yang paling banyak dilakukan adalah mengerjakan tugas sampai lupa mengistirahatkan badan.

Padahal jika Anda memiliki manajemen waktu yang baik, pasti akan mudah menjadwalkan kegiatan sehari – hari. Bahkan semua kegiatan tetap dapat dilakukan tanpa harus meninggalkan salah satunya.

Tetapi memang untuk mengatur jadwal, bagi mahasiswa ini adalah hal yang sulit dilakukan. Namun dengan latihan sampai terbiasa, tentu Anda bisa mengatur jadwal sehari – hari dengan baik. Latihan ini bisa dilakukan dengan mempelajari langkah – langkah memanajemen waktu.

Manajemen waktu yang efektif sangat penting bagi mahasiswa untuk mengoptimalkan produktivitas dan mencapai kesuksesan akademik. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi contoh dan 5 langkah praktis dalam manajemen waktu bagi mahasiswa.

Langkah Praktis Manajemen Waktu Bagi Mahasiswa

motivasi hidup sukses

Memanajemen waktu memiliki banyak manfaat untuk diri sendiri. Salah satunya adalah memanfaatkan setiap saat yang ada untuk tetap produktif dan dapat mengerjakan semua hal yang penting tanpa tertinggal satu pun.

Namun perlu diakui bahwa bagi mahasiswa, hal ini masih sangat sulit dilakukan. Namun sebenarnya, Anda tetap bisa mengatur jadwal dengan baik meskipun belum terbiasa. Caranya adalah dengan memahami bagaimana langkah – langkah praktis dalam manajemen waktu.

Anda akan merasakan perbedaan yang cukup drastis antara bisa mengatur jadwal dengan baik dengan pengaturan jadwal yang masih buruk. Contoh manajemen waktu adalah dapat mengerjakan beberapa tugas sekaligus dalam 1 hari, namun tetap dapat memenuhi deadline.

Bagaimana 5 langkah manajemen waktu? Jika Anda ingin memanajemen waktu dengan baik selama kuliah, sebaiknya ikuti beberapa langkah praktis berikut ini.

1. Mengidentifikasi Prioritas

Langkah pertama adalah dengan mengidentifikasi prioritas terlebih dulu. Jika Anda perhatikan pada contoh manajemen waktu sebelumnya, tugas – tugas semuanya dapat diselesaikan dalam 1 hari dan memenuhi deadline karena ada prioritas – prioritas yang diperhatikan.

Jadi untuk menentukan skala prioritas, Anda perlu melihat tugas – tugas akademik dan organisasi yang memiliki tenggat paling dekat. Prioritaskan untuk mengerjakan tugas – tugas dengan tenggat paling dekat terlebih dulu, agar Anda bisa memenuhi deadline.

Jika sudah selesai dengan tugas paling diprioritaskan tersebut, sebaiknya lanjutkan dengan mengerjakan tugas lainnya yang deadlinenya masih jauh namun bisa dikerjakan sekarang. Menentukan skala prioritas merupakan langkah awal melakukan manajemen waktu yang baik.

2. Membuat Jadwal

Langkah selanjutnya adalah dengan membuat jadwal. Jika Anda sudah menentukan skala prioritas, tuliskan apa saja yang harus dikerjakan terlebih dahulu dalam sebuah jadwal. Tujuannya adalah agar Anda ingat apa saja yang perlu diprioritaskan pengerjaannya.

Dalam kegiatan manajemen waktu, membuat jadwal sangat penting untuk mengurutkan apa saja yang perlu dikerjakan. Terkadang orang – orang sudah membuat skala prioritas, namun karena tidak dicatat, mereka tidak bisa mengurutkan kegiatannya dengan benar dan runtut.

Jadwal Anda akan lebih rapi jika dicatat. Sebaiknya catat di kertas untuk ditempel di tempat yang mudah terlihat. Atau bisa juga dengan menuliskan jadwal di HP atau laptop agar mudah dilihat. Jadi kapan saja Anda ingin melihat jadwal, Anda hanya perlu membuka HP atau laptop.

3. Pengaturan Batas Waktu

Pastikan kegiatan manajemen waktu juga disertai dengan pengaturan batas waktu. Setiap kegiatan atau pekerjaan harus memiliki batas waktu pengerjaan sesuai deadline atau sesuai keinginan Anda. Tujuannya adalah agar pengaturan jadwal ini dapat terlaksana dengan baik.

Percuma saja jika mengatur jadwal namun tidak memberikan batasan dalam pengerjaan. Misalnya Anda ingin mengerjakan tugas dari dosen yang harus dikumpulkan besok. Tidak mungkin Anda akan mengerjakan tugas dari dosen tersebut mulai hari ini hingga besok.

Jika seperti itu, Anda tidak akan memiliki waktu untuk mengerjakan hal lainnya. Padahal manajemen waktu seharusnya adalah membatasi pengerjaan tugas misalnya 2 – 3 jam saja. Setelah itu, sisa waktunya bisa digunakan untuk mengerjakan hal lain yang penting.

Namun untuk menentukan batas tersebut, Anda juga harus melihat kemampuan mengerjakan dan banyaknya tugas yang diberikan. Sebaiknya sesuaikan dengan kemampuan mengerjakan, namun tetap realistis untuk menentukan target waktunya.

4. Mengelola Gangguan

Tidak jarang ada mahasiswa yang memiliki gangguan – gangguan dalam mengerjakan tugas – tugasnya. Gangguan ini bisa berupa apa saja, misalnya stress, kelelahan, dan lain sebagainya. Gangguan seperti ini umumnya akan menghambat dalam proses manajemen waktu.

Tetapi gangguan seperti stress dan kelelahan merupakan bagian yang sulit lepas dari kehidupan mahasiswa. Sebagai seorang mahasiswa, wajar saja jika mengalami stress karena ujian, stress karena keuangan, stress karena banyak tugas dan kelelahan karena banyak aktivitas.

Namun sebenarnya hal – hal seperti ini tidak seharusnya menjadi penghalang untuk mengatur jadwal dengan tepat. Anda harus mengelolanya dengan baik agar stress dan kelelahan tidak mengganggu kegiatan – kegiatan yang seharusnya dilakukan sesuai dengan jadwal.

Misalnya Anda mengalami stress yang berat. Kelola stress dengan melakukan kegiatan lain yang dapat mengimbangi. Stress biasanya dapat diimbangi dengan melakukan hobi atau kegiatan menyenangkan lain, seperti jalan – jalan, nonton ke bioskop, atau bermain bersama teman.

Namun dalam melaksanakan langkah praktis manajemen waktu ini, Anda juga harus memberikan batasan waktu untuk bersenang – senang. Sebaiknya lakukan dengan cukup sampai stress mulai hilang. Setelah itu kembali lagi untuk melakukan kegiatan sesuai jadwal.

5. Beristirahat yang Cukup

Langkah terakhir adalah dengan beristirahat yang cukup. Umumnya mahasiswa merasa tidur tidak diperlukan, karena mereka bisa menggunakan waktu tidur untuk mengerjakan hal lainnya yang berkaitan dengan tugas akademik atau organisasi kampus.

Padahal dengan melakukan istirahat, Anda juga menjalani langkah praktis manajemen waktu. Sebenarnya istirahat yang cukup adalah salah satu cara mengelola gangguan seperti kelelahan. Jika terlalu lelah, tentu Anda tidak akan bisa maksimal mengerjakan tugas kuliah dan organisasi.

Itu sebabnya penting sekali menjalani istirahat dengan cukup. Justru dengan istirahat, Anda bisa mengerjakan tugas sulit hanya dalam waktu singkat, karena energi untuk mengerjakan sudah terpenuhi.

Setelah mencoba beberapa langkah praktis tersebut, Anda bisa merasakan nyamannya produktif dalam bidang akademik dan organisasi, dapat memenuhi deadline, serta dapat beristirahat dengan baik. Seperti contoh manajemen waktu mahasiswa sebelumnya.

Selain melakukan beberapa langkah praktis tersebut, ada baiknya Anda mengikuti pelatihan yang tepat untuk memaksimalkan kemampuan dalam mengatur jadwal sehari – hari selama kuliah. Salah satu mentor terbaik yang tepat untuk hal ini adalah Ferdie Soethiono.

Ferdie Soethiono merupakan salah satu mentor terbaik di Indonesia yang sudah berpengalaman dalam memberikan pelatihan secara efektif. Dapatkan pelatihan seputar manajemen waktu dengan mentor berpengalaman bersama Ferdie Soethiono melalui ferdie.leaderslead@gmail.com.

Baca juga : Pentingnya Strategi Pengembangan Diri yang Efektif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *